26 May 2008

SEBUAH KEPUTUSAN

Ketika sebuah keputusan sudah membulat
Diteguhkan oleh pengucapan lisan
Disaksikan oleh semua yang ada di sekitar

Maka menjadi tabu jika menelan ludah sendiri
Sabda padita Ratu, tan kena wola wali

Ketika sebuah niatan lurus tercetus
Menjadi pantang untuk wurung
Jika semua yang melandasi adalah suci
Maka tak perlu ada beban di hati

Jika sebuah perbuatan telah dilakukan
Tak perlu ada sebuah penyesalan
Apalagi jika semua telah melalui pertimbangan
Walalu kemudian tangan-tangan Tuhan yang menentukan
Melalui takdirnya yang selalu harus kita relakan


(azizie, 020508)

17 May 2008

KARYA

Karya besar itu
Ternyata adalah kumpulan dari karya-karya yang lebih kecil
Yang kemudian disatukan oleh visi
Sehingga menjadi sebuah adikarya yang melegenda


Mungkin begitu pula seharusnya aku…
Harus kucari partner
Harus kucari tim
Untuk menyempurnakan perjuanganku
Demi visi itu
Untuk mempercepat waktuku
Dalam mengumpulkan mozaik-mozaik adikarya itu
Kemudian menyusunnya
Untuk dilihat dunia!
Demi manfaat bagi seluruh umat manusia!


(azizie, 210408)

Logika & Hati

Rasa itu
Semakin lama…. Semakin parah adanya
Layaknya bom waktu yang tinggal menunggu ledaknya
Laiknya bisul yang mengunggu pecah atau dibedah

Namun…
Pemicu itu entah ada di mana
Alat bedah itu juga tak nyata

Hingga…
Aku hanya bisa menunggu
Bertemankan rasa gundah yang menyiksaku

Ahh…
Andai aku bisa memilih
Kan kutinggalkan semua ini
(kata logikaku)
Tapi…
Nyata yang kulakukan adalah sebaliknya
Aku tetap di sini
& menikmati rasa gundah itu, sendiri!

Ahh…
Mungkin benar
Jika terkadang hati & logika memang egois!
Tak mau untuk saling bersinergi…

(azizie, 270408)

10 May 2008

UJIAN & KEHIDUPAN

Kehidupan ini sangatlah keras
Penuh dengan ujian & cobaan
Semakin engkau dicintai Tuhan
Semakin banyak ujian yang kau dapatkan

Karena dengan ujian itu…
Tuhan ingin menguatkanmu
Tuhan ingin membasuh dosamu
Atau terkadang
Tuhan hanya sekedar ingin mendengar aduanmu…


(azizie,300408)

06 May 2008

MOZAIK KEHIDUPAN

Setiap peristiwa di jagad raya ini
Adalah potongan-potogan mozaik
Terserak di sana sini,
Tersebar dalam rentang waktu & ruang
Namun,
Perlahan-lahan ia akan bersatu
Membentuk sosok seperti montase Antoni Gauldi

Mozaik-mozaik itu
Akan membangun siapa dirimu, dewasa nanti
Lalu
Apapun yang kau kerjakan dalam kehidupan ini
Akan bergema dalam keabadian…

Maka berkelanalah di atas muka bumi ini
Untuk menemukan mozaikmu!

(Sang Pemimpi – Andrea Hirata)

PILIHAN JALANKU

Ya Allah…. Ridhoilah langkah ini….
Bukannya aku seorang penghianat cita
Bukannya aku ingin membuang asa begitu saja
Bukanya aku memutar haluan tanpa arah

Batu itu terlalu keras
Gunung itu terlalu terjal
Badai itu terlalu buas

Sungguh…
Aku tak ingin mati konyol
Jika harus memaksakan kehendak
Sekarang aku mencoba berhenti
Untuk memikirkan lain strategi
Walau harus memutar arah
Mengulur waktu & jarak

Bukannya aku pengecut!
Tapi aku menjadi terlecut!
Sudah banyak masa kuhabiskan
Hanya berfokus pada tantangan

Sungguh!
Kesenangan & keegoanku telah mengaburkan langkahku!

Sekarang…
Biarkan aku berputar, berbalik arah
Mencari jalan lurus itu!
Jalan kebersamaan, tanpa keegoan
Jalan cinta, tanpa pertengkaran
Jalan damai, tanpa dendam

Sungguh…
Bukannya aku meninggalkan mimpiku
Untuk menakhlukkan dunia…

Maafkan aku kawan…
Karena kini kupilih jalan lain
Yang mungkin akan lebih panjang jaraknya
Bertambah jauhnya dengan cita-cita kita…

Karena kini kusadar
Aku tak sendiri pergi ke sana
Aku bersama amanah yang tak bisa ditinggal begitu saja

Jadi biarkan aku memilih jalan melingkar ini
Jalan yang cenderung tak terjal
Agar aku bisa pergi ke sana
Tanpa meninggalkan amanah yang kuemban…

(azizie, 300408)

ASA DALAM SIMPANG

Di persimpangan lengkahku terhenti
Kakiku terpasung oleh sikap bisumu
Jiwa terantai oleh idealisme citaku
Hati terbelenggu oleh takut & ragu

Akalku berontak
Tangan masih ingin menggapai harapan
Sebuah asa menyeruak di ujung jalan!

Bismillah…
Semoga kutak salah arah
Melangkah ke depan menyongsong cita
Walau dalam hati gundah gulana

O…
Lepaslah masa lalu
Datanglah sinar, hapus bayang
Demi masa depan cerah berbinar!!!


(azizie, 020508)

03 May 2008

VISI & PELAKSANAAN

Mimpi itu…
Visi itu…
Cita itu…
Terasa indah jika mewujud

Namun kusadar,
Bahwa itu adalah sesuatu yang besar
Bahkan sesuatu yang sangat besar!

Seperti halnya Great Wall
Seperti pyramid, juga Borobudur
Yang dibangun dengan penuh perjuangan
Dibangun dengan visi
Entah itu demi sebuah nasionalisme
Sebuah pertahanan harga diri sebuah bangsa
Atau sebuah produk dari kebuadayaan
Atau pula sebuah bentuk pemujaan!

Namun semuanya jelas dibangun dengan visi
Dibuat dengan perencanaan yang matang
Dirancang secara detail

Perjuangan demi sebuah karya besar itu
Adalah kumpulan dari banyak tetes keringat
Kerja keras perancang
Serta andil dari para pelaksana teknis

(azizie, 210408)

02 May 2008

KESULITAN & KEMUDAHAN

Tahukah kawan
Bahwa sesungguhnya kesulitan
Adalah sebuah filter
Untuk mengukur siapakah yang layak
Untuk disebut pahlawan
Untuk mengetahui
Siapakah yang layak
Menjadi orang yang tegar
& yang pasti:
Untuk menentukan
Siapakah yang nanti
Akan menikmati kesuksesan!

Pernahkah kau dengar
Tentang kisah kesuksesan yang datang begitu saja
Tentang kesuksesan yang jatuh begitu saja dari langit?!
Tidak pernah bukan?!

Karena Tuhan selalu memberikan pembelajaran
Dalam setiap kesulitan yang kita hadapi
Kemudian…
Terserah kapada kita
Untuk mengambil hikmah darinya atau tidak!

Mungkin….
Inilah makna dari firman Tuhan (Q.S. 94 : 5-6):
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

TEORI RELATIVITAS

Jika hidup ini seumpama rel kereta api
dalam eksperimen relativitas Einstein,
maka pengalaman demi pengalaman
yang menggempur kita dari waktu ke waktu
adalah cahaya yang melesat-lesat
di dalam gerbong di atas rel itu.

Relativitasnya berupa seberapa banyak
kita dapat mengambil pelajaran
dari pengalaman yang melesat-lesat itu.
Analogi eksperimen itu tak lain,
karena kecepatan cahaya bersifat sama dan absolut,
dan waktu relatif tergantung kecepatan gerbong
— ini pendapat Einstein—

maka pengalaman yang sama dapat menimpa siapa saja,
namun sejauh mana, dan secepat apa
pengalaman yang sama tadi memberi pelajaran pada seseorang,
hasilnya akan berbeda, relatif satu sama lain.

Banyak orang yang panjang pengalamannya
tapi tak kunjung belajar,
namun tak jarang pengalaman yang pendek
mencerahkan sepanjang hidup.
(Andrea Hirata, ENDENSOR)

19 April 2008

ENERGI DENDAM

Terkadang rasa sakit diperlukan
Untuk dapat memotivasi manusia
Memotivasi untuk dapat menggapai sebuah kenyamanan
Sebuah situasi yang bebas dari rasa nyeri

Atau bisa jadi untuk sebagian orang
Rasa sakit bisa menimbulkan dendam
Dendam kepada seseorang/sesuatu yang menimbulkan sakit tersebut
Dendam terhadap kondisi yang menyebabkan rasa itu timbul

Dan ternyata, dendam adalah energi yang sangat dasyat!!!

Energi yang seperti pisau bermata dua….
Orang bisa menjadi sangat berbahaya
Jika dia berfokus untuk membalaskan dendamnya
Kepada penyebab rasa sakitnya

Namun,
Energi ini bisa juga diarahkan
Kepada yang lebih positif
Yakni sebuah pencarian, sebuah pembuktian…
Bahwa rasa sakit itu dapat diubah menjadi sebuah kenyamanan
Dengan membuktikan bahwa kondisi seperti itu dapat diciptakan
Bahkan dengan rasa sakit itu sendiri sebagai bahan bakarnya!

Tetapi….
Tetap saja, yang namanya dendam
Adalah sesuatu yang tidak enak untuk dirasa
Siapa pun tak ingin menyimpan rasa sakit di hati…
Namun, terkadang kita pun tak sadar telah menyimpan rasa itu…
Akan menjadi lebih lega, lebih lapang….
Jika kita bisa memaafkan
Jika kita bisa melupakan
Serta mengganti kebencian & rasa sakit itu
Dengan cinta & kasih saying….

Ah…
Seandainya segalanya semudah itu…
Seandainya semuanya seindah itu….
Semoga!

16 April 2008

EFEKTIVITAS.........

Ketika jiwa menemukan ritmenya
Bak radio yang telah menemukan frekuensinya

Apakah kehidupan ini sekedar menjalani saja?
Apakah tak lebih baik jika semuanya terencanakan?
(Terlepaskan dari apakah rencana itu akan berhasil atau tidak!)

Rentang-rentang waktu yang kulalui
Rasanya telah terlalu elastis kubuat
Mungkin sekarang tiba saatnya untuk menjadi rigid!
Memastikan semuanya berjalan di relnya
Memastikan semuanya ada pada schedule masing-masing

Saatnya untuk benar-benar memanfaatkan
30 hariku dalam sebulan
7 hariku dalam sepekan
24 jamku dalam sehari

Bisakah aku menjawab kebutuhan ini?!
Untuk kembali berkarya untuk umat
Untuk mengelola amanah waktu secara efisien
Untuk memanfaatkan sumber daya secara efektif…