Takdir apa yang telah menungguku, Tuhan?!
Selama ini ku telah mencoba sinergikan
Idealisme ke dalam impian
Serta merancangnya dalam cita masa depan
Telah kususun semua
Dalam berbagai rencana
Dalam lapisan-lapisan antisipasi kegagalan
Namun ternyata, takdirMu Tuhan….
Tak sejalan dengan impian
& telah menabrak & menembus
Seluruh lapisan citaku
Hingga musnah!
Yang tersisa adalah diriku sendiri
Kini, aku telah lelah & kehabisan akal…
Hanyalah mengalir menjalani hari
Dengan semua takdir
Yang telah Kau tulis untukku
Namun satu keyakinan terbesar dalam hatiku
Semua akan berjalan dengan indah
Begitupun akhirnya!
(azizie, 070209)
25 February 2009
23 February 2009
Beri Waktu, Cinta
Beri waktu untuk cinta
Beri waktu untuk berpikir
Adakah semua yang dirasa adalah nyata?
Biarkan masa mengumpulkan fakta-fakta
Tak perlu untuk tergesa
Biarkan semuanya berjalan seperti biasa
Biasa namun penuh dengan makna….
(azizie, 140209)
Beri waktu untuk berpikir
Adakah semua yang dirasa adalah nyata?
Biarkan masa mengumpulkan fakta-fakta
Tak perlu untuk tergesa
Biarkan semuanya berjalan seperti biasa
Biasa namun penuh dengan makna….
(azizie, 140209)
HIdup Adalah....
Masihkah kau damba hidup yang sempurna?
Sebuah perjalanan yang tanpa noda
Penuh keinginan mebahana
Abadi berujung bahagia
Belumkah kau menyadari
Fana dunia yang kita jalani
Penuh coba, onak & duri
Bejalan tak cukup, kadang harus berlari
Begitulah harusnya hidup diarungi
Namun
Apalah hidup ini, jika semua berjalan sesuka hati
Takkan ada tantangan untuk menjalani
Hanya berisi kebosanan setiap menjelang hari
Sadarkah kau kawan
Bahwa setiap cobaan, selalu membawa kedewasaan
Bahwa setiap celaan, membangun mental
Bahwa setiap kesakitan, menoreh luka keajaiban
Hidup adalah sebuah pembuktian
Seberapa kuat kau menghadapi
Seberapa tegar kau mengarungi
Seberapa kukuh kau pegang kendali
Hidup adalah pembuktian
Apakah kau benar-benar menjalani
Apa yang telah kau yakini
Apa yang telah kau dalami....
(azizie, 200608)
Sebuah perjalanan yang tanpa noda
Penuh keinginan mebahana
Abadi berujung bahagia
Belumkah kau menyadari
Fana dunia yang kita jalani
Penuh coba, onak & duri
Bejalan tak cukup, kadang harus berlari
Begitulah harusnya hidup diarungi
Namun
Apalah hidup ini, jika semua berjalan sesuka hati
Takkan ada tantangan untuk menjalani
Hanya berisi kebosanan setiap menjelang hari
Sadarkah kau kawan
Bahwa setiap cobaan, selalu membawa kedewasaan
Bahwa setiap celaan, membangun mental
Bahwa setiap kesakitan, menoreh luka keajaiban
Hidup adalah sebuah pembuktian
Seberapa kuat kau menghadapi
Seberapa tegar kau mengarungi
Seberapa kukuh kau pegang kendali
Hidup adalah pembuktian
Apakah kau benar-benar menjalani
Apa yang telah kau yakini
Apa yang telah kau dalami....
(azizie, 200608)
30 January 2009
Palestine
Daunku membiru merasaimu
Kabutku hitam membauimu
Pagi..Palestina
Wangimu masih juga melampaui udara
Aku tersedak
Sedang jiwa-jiwamu mengangkasa tanpa tersentak
Bangga, debu-debu di sini mengejeki kaki langit
Patung-patung jalan kota memunguti sampah jalur cepat
Benar saja, kami lupa bumi ini telah tua
Anak-anak kami kehabisan udara
Sebaiknya episode ini disudahi saja
Tapi kegelapan.. ketakutan
Hati tinggal separuh
Harga masih meluruh
Bayi-bayimu merundui syahadah.. Palestina
Tanah, air, udara dan langitmu disucikan darah
Mungkin tubuhmu telah bernanah
menanggungkan jengkal demi jengkal amanah
menanti segala pohon.. segala batu..
Meriakkan luka demi luka sucimu
Pagi.. Palestina
Aku tahu, siang dan malammu tak jauh beda
Tapi di sini kami sekedar berduka
Raga dan jiwa terpasung
Rindu dan cinta terkungkung
Bisakah kau sisakan sepotong langitmu yang tembaga?
Barangkali
Sempat kupeluki engkau dengan lugu
Sempat kusimbahi engkai dengan rindu
(by FAHMI)
Kabutku hitam membauimu
Pagi..Palestina
Wangimu masih juga melampaui udara
Aku tersedak
Sedang jiwa-jiwamu mengangkasa tanpa tersentak
Bangga, debu-debu di sini mengejeki kaki langit
Patung-patung jalan kota memunguti sampah jalur cepat
Benar saja, kami lupa bumi ini telah tua
Anak-anak kami kehabisan udara
Sebaiknya episode ini disudahi saja
Tapi kegelapan.. ketakutan
Hati tinggal separuh
Harga masih meluruh
Bayi-bayimu merundui syahadah.. Palestina
Tanah, air, udara dan langitmu disucikan darah
Mungkin tubuhmu telah bernanah
menanggungkan jengkal demi jengkal amanah
menanti segala pohon.. segala batu..
Meriakkan luka demi luka sucimu
Pagi.. Palestina
Aku tahu, siang dan malammu tak jauh beda
Tapi di sini kami sekedar berduka
Raga dan jiwa terpasung
Rindu dan cinta terkungkung
Bisakah kau sisakan sepotong langitmu yang tembaga?
Barangkali
Sempat kupeluki engkau dengan lugu
Sempat kusimbahi engkai dengan rindu
(by FAHMI)
16 January 2009
KuasaMU
Tuhan….
Begitu indah kuasa-Mu
Begitu dalam pesona-Mu
Begitu mengagumkan takdir-Mu
Tak pernah aku menahan kuasa ‘tuk selalu mengagumi-Mu
Betapa semua yang ada di depan mata
Betapa semua yang tak kasat mata
Betapa semua keindahan
Betapa semua kenyamanan
Semua bersumber pada-Mu
Seluruh anugerah-Mu
Senantiasa tercurah tiada henti
Seperti angin yang selalu berhembus
Tak pernah hampa mengisi kehidupan
Seperti air yang selalu mengalir
Tak pernah berhenti memberi pengharapan
Seperti api yang senantiasa berkobar
Memberi semangat & kekuatan
(azizie, 250408)
Begitu indah kuasa-Mu
Begitu dalam pesona-Mu
Begitu mengagumkan takdir-Mu
Tak pernah aku menahan kuasa ‘tuk selalu mengagumi-Mu
Betapa semua yang ada di depan mata
Betapa semua yang tak kasat mata
Betapa semua keindahan
Betapa semua kenyamanan
Semua bersumber pada-Mu
Seluruh anugerah-Mu
Senantiasa tercurah tiada henti
Seperti angin yang selalu berhembus
Tak pernah hampa mengisi kehidupan
Seperti air yang selalu mengalir
Tak pernah berhenti memberi pengharapan
Seperti api yang senantiasa berkobar
Memberi semangat & kekuatan
(azizie, 250408)
03 December 2008
waktu.....
Siapakah yang bisa menahan lajunya sang waktu
Meski perlahan, detik demi detik berlalu
Tanpa bisa untuk berbalik
Tak bisa untuk kembali
Hanyalah produktivitas yang bisa melawannya
Hingga setiap detik yang terlalui
Tak kan ada rasa penyesalan terhadapnya.
(azizie, 27 Nov07)
Meski perlahan, detik demi detik berlalu
Tanpa bisa untuk berbalik
Tak bisa untuk kembali
Hanyalah produktivitas yang bisa melawannya
Hingga setiap detik yang terlalui
Tak kan ada rasa penyesalan terhadapnya.
(azizie, 27 Nov07)
06 August 2008
SAHABAT
Persahabatan sejati selalu memberi arti
Untuk menapaki setiap relung kehidupan ini
Adakah ucapan terima kasih hari ini?!
Untuk kesetiakawanan abadi…
Yang tulus suci dari dalam hati
Adakah ucapan maaf teruntai
Untuk kekhilafan & kesalahfahaman setiap kali?!
Duhai teman sejati
Jangan pernah berhenti untuk saling berbagi
Jangan pernah segan untuk saling mengisi
Karena denganmu, kehidupan ini menjadi semakin berarti…
(azizie, 240308)
Untuk menapaki setiap relung kehidupan ini
Adakah ucapan terima kasih hari ini?!
Untuk kesetiakawanan abadi…
Yang tulus suci dari dalam hati
Adakah ucapan maaf teruntai
Untuk kekhilafan & kesalahfahaman setiap kali?!
Duhai teman sejati
Jangan pernah berhenti untuk saling berbagi
Jangan pernah segan untuk saling mengisi
Karena denganmu, kehidupan ini menjadi semakin berarti…
(azizie, 240308)
24 June 2008
awal dan akhir....
jika sebuah tali itu sudah sangat mengencang,
itu tandanya akan putus.
Jika malam sudah gelap gulita,
itu tandanya bahwa kegelapan akan segera lenyap.
Jika sebuah masalah itu sudah sangat menghimpit,
itu tandanya akan ada jalan keluar.
Dan sesungguhnya satu kesulitan itu
tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.
Setelah lapar ada kenyang,
setelah dahaga datang kesegaran,
setelah sakit ada kesembuhan,
setelah miskin datang kekayaan.
Kesedihan selalu di barengi dengan kebahagiaan.
Ini semua adalah Sunnatullah.
Tidak usah takut dengan kesulitan.
Sebab, kesulitan akan menguatkan hati,
membuatmu bisa merasakan nikmatnya sehat,
membulatkan tekad,
mengangkat kedudukan
dan memunculkan kesabaranmu.
(DR.’Aidh Al-Qarni)
itu tandanya akan putus.
Jika malam sudah gelap gulita,
itu tandanya bahwa kegelapan akan segera lenyap.
Jika sebuah masalah itu sudah sangat menghimpit,
itu tandanya akan ada jalan keluar.
Dan sesungguhnya satu kesulitan itu
tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.
Setelah lapar ada kenyang,
setelah dahaga datang kesegaran,
setelah sakit ada kesembuhan,
setelah miskin datang kekayaan.
Kesedihan selalu di barengi dengan kebahagiaan.
Ini semua adalah Sunnatullah.
Tidak usah takut dengan kesulitan.
Sebab, kesulitan akan menguatkan hati,
membuatmu bisa merasakan nikmatnya sehat,
membulatkan tekad,
mengangkat kedudukan
dan memunculkan kesabaranmu.
(DR.’Aidh Al-Qarni)
20 June 2008
KASIH SAYANG MU
Luasnya kasih sayang-Mu
Takkan pernah terbatasi
Seperti samudera yang tak pernah jenuh
Menampung limpahan air
Seperti matahari yang tak pernah lelah menyinar
Meski kadang terhalang awan kelabu nakal
Seperti tanah yang selalu pasrah
Untuk dihentak, digali & diinjak
Namun tak pernah berkeluh kesah
Tuhan……..
Segala yang berasal dari-Mu
Takkan pernah bisa digambarkan
Takkan pernah bisa dikatakan!
(azizie,270408)
Takkan pernah terbatasi
Seperti samudera yang tak pernah jenuh
Menampung limpahan air
Seperti matahari yang tak pernah lelah menyinar
Meski kadang terhalang awan kelabu nakal
Seperti tanah yang selalu pasrah
Untuk dihentak, digali & diinjak
Namun tak pernah berkeluh kesah
Tuhan……..
Segala yang berasal dari-Mu
Takkan pernah bisa digambarkan
Takkan pernah bisa dikatakan!
(azizie,270408)
18 June 2008
Keindahan adalah………
Keindahan adalah bunga
Berwarna-warni semerbak mewangi
Jika dipandang menyejukkan hati
Jika didekati memberi nyaman diri
Keindahan adalah pelangi
Berwarna-warni membentangi hari
Tak pernah congkak menantang mentari
Karna kesadaran akan asal muasal eksistensi
Keindahan itu seperti gemintang
Berkelipan & tinggi menjulang
Tapi tak angkuh sehingga menyendiri
Tak pernah ingkar tuk selalu bersama
Menghadapi kelamnya malam
Keindahan itu seperti mentari
Tegas & keras menghadapi hari
Dengan panas & teriknya menyinari bumi
Selalu memberi kemanfaatan energi
Menjalankan rutinitasnya dengan penuh dedikasi
Walau terkadang, ada saja makhluk yang membenci
Keindahan itu seperti es abadi
Putih, dingin, beku….
Seakan tak tersentuh
Seolah kaku, membisu…
Tanpa keramahan
Namun, tak pernah peduli semua anggapan
Yang diketahuinya adalah
Itulah keharusan yang dijalaninya
Demi keseimbangan alam ini
Demi menjaga siklus iklim di bumi
Aahhhh……
Keindahan itu adalah memberi
Dengan setulus hati
Tanpa pernah menyakiti
(azizie,140608)
Berwarna-warni semerbak mewangi
Jika dipandang menyejukkan hati
Jika didekati memberi nyaman diri
Keindahan adalah pelangi
Berwarna-warni membentangi hari
Tak pernah congkak menantang mentari
Karna kesadaran akan asal muasal eksistensi
Keindahan itu seperti gemintang
Berkelipan & tinggi menjulang
Tapi tak angkuh sehingga menyendiri
Tak pernah ingkar tuk selalu bersama
Menghadapi kelamnya malam
Keindahan itu seperti mentari
Tegas & keras menghadapi hari
Dengan panas & teriknya menyinari bumi
Selalu memberi kemanfaatan energi
Menjalankan rutinitasnya dengan penuh dedikasi
Walau terkadang, ada saja makhluk yang membenci
Keindahan itu seperti es abadi
Putih, dingin, beku….
Seakan tak tersentuh
Seolah kaku, membisu…
Tanpa keramahan
Namun, tak pernah peduli semua anggapan
Yang diketahuinya adalah
Itulah keharusan yang dijalaninya
Demi keseimbangan alam ini
Demi menjaga siklus iklim di bumi
Aahhhh……
Keindahan itu adalah memberi
Dengan setulus hati
Tanpa pernah menyakiti
(azizie,140608)
13 June 2008
Dunia Fana
Sungguh…
Dunia adalah panggung sandiwara
Setiap menusia harus menjalani sebuah peran
Yang sudah ditentukan Sang Pencipta
Bahkan sejak sebelum ia terlahir
Sungguh…
Dunia ini begitu fana… begitu nisbi…
Yang hakiki takkan pernah kau temukan di sini
Namun…
Teruslah bergerak mencari jati diri
Menemukan makna kehidupan sejati
Sebuah kebermaknaan hidup menuju abadi.
Dunia adalah panggung sandiwara
Setiap menusia harus menjalani sebuah peran
Yang sudah ditentukan Sang Pencipta
Bahkan sejak sebelum ia terlahir
Sungguh…
Dunia ini begitu fana… begitu nisbi…
Yang hakiki takkan pernah kau temukan di sini
Namun…
Teruslah bergerak mencari jati diri
Menemukan makna kehidupan sejati
Sebuah kebermaknaan hidup menuju abadi.
09 June 2008
Tak Usah Peduli
Tak usah peduli
Dengan apa yang akan terjadi
Yang terpenting
Hari ini adalah
Melakukan apa yang harus dilakukan
Mengerjakannya demi sesuatu yang terbaik
Menyelesaikannya dengan sepenuh hati
Sehingga kelak
Tak perlu kita terlalu kecewa
Jika hasil tak seperti yang diharapkan
Tak boleh terlalu bangga
Jika kenyataan yang ada
Melebihi semua asa
(azizie, 310508)
Dengan apa yang akan terjadi
Yang terpenting
Hari ini adalah
Melakukan apa yang harus dilakukan
Mengerjakannya demi sesuatu yang terbaik
Menyelesaikannya dengan sepenuh hati
Sehingga kelak
Tak perlu kita terlalu kecewa
Jika hasil tak seperti yang diharapkan
Tak boleh terlalu bangga
Jika kenyataan yang ada
Melebihi semua asa
(azizie, 310508)
Subscribe to:
Posts (Atom)
